Selasa, 30 Juni 2009

PILIH OLI YANG TEPAT AGAR NYAMAN SAAT BERKENDARA









Minimnya pengetahuan tentang perkembangan teknologi pelumas, menyebabkan timbulnya banyak pertanyaan di masyarakat contohnya, saat menganti oli mesin, oli bekas berwarna hitam sering dianggap oli berkualitas buruk.

Padahal justru sebaliknya, perubahan warna oli menandakan bahwa oli telah bekerja dengan baik sebagai pelarut kotoran. Selanjutnya kotoran akan terbawa keluar pada saat pergantian oli dilakukan, karenanya dingding mesin akan terbebas dari kerak.

Dilain pihak, apabila perubahan warna tersebut terjadi dalam kurun waktu yang sangat dekat (terhitung saat pergantian pertama), itu menandakan kemungkinan ada kerusakan komponen di dalam mesin sehingga oli cepat teroksidasi.

Tapi tidak perlu bingung gunakan saja Oli PETRO SA With SYNSLIDE Additve Generasi terbaru dengan API Service SL/CF 20W 50. Memang dibuku petunjuk motor, hampir tidak disebutkan merk oli tapi hanya disebutkan API Service SG, SH Atau yang lebih baik SL. jangan takut pake oli yang kualitas bagus dengan API Service SL dan SAE 20W 50.

Lakukan penggantian oli pada kondisi mesin agak panas agar oli lama keluar semua.

Olie PETRO SA memiliki API Service SL yang berarti sudah memenuhi standar baku yang cukup bagus serta memenuhi semua unsur yang diperlukan oleh mesin terbaru maupun mesin lama.

PROSEDUR GANTI OLI TINGGALKAN CARA LAMA

Jangan main tuang dan langsung geber setelah ganti oli. Patuhi ganti pelumas sesuai standar tata cara penggantian yang sebetulnya belum banyak diketahui bengkel umum, malah ada mekanik bengkel resmi yang belum mengetahui paham betul. Paling sederhana ngeluarin oli “ sebaiknya pas mesin masih panas, oli lebih encer. Gram dari gesekan antar komponen bisa ikut larut saat oli dikeluarkan. Tapi jangan pas mesin lagi panas betul. Itu sih ngerusak motor. Kan kondisi panas bikin metal memuai. Jika baut oli dipaksa dibuka, rawan slek. Kalau enggak baut yang rusak, bisa juga drat atau dudukanbaut slek.

Kelar oli dikeluarkan, ada cara lain yang juga biasa dipakai mekanik. Adalah menyemprot lubang masuk oli pakai angin kompresor supaya sisa-sisa oli di dalam girboks turun. Tapi sebaiknya cara seperti ini dikurangi. Lantaran udara dari kompresor mengandung air. Berisiko timbulkan karat di mesin. “Sebaiknya di selah saja atau di miring-miringkan. Tiga sampai 5 kali supaya sisa oli turun,”
(diambil dari beberapa prosedur)

Tidak ada komentar: