Selasa, 04 Agustus 2009

MEMILIH OLI MESIN AGAR KENDARAAN TETAP BAIK


Tak sedikit pemilik kendaraan yang mengalami kebingunhan ketika ingin mnegganti oli mesin. Bukan hanya harga oli yang ditawarkan, melainkan juga kualitas yang terkadang bila tidak tepat malah akan merusak mensin kendaraan.

Pada dasarnya semua jenis oli memiliki fungsi yang sama, yakni sebagai bahan pelumas untuk mencegah terjadinya benturan antar logam dengan komponen mesin.
Meski demikian jelas berbedanya karakter mesin juga akan membedakan jenis oli yang harus digunakan. Kekentalan (viskositas) merupakan salah satu yang sebaiknya diperhatika.

Viskositas sangat penting karena berkaitan langsung dengan performa oli dalam melindungi benturan antar permukaan logam didalam mesin. Viskosits terlihat dari angka-angka yang terdapat setelah singkatan Society of Automotive Engineers (SAE)

SAE 20W 50 mempunyai arti pada suhu dingin oli bekerja pada index kekentalan 20 dan pada suhu terpanas akan bekerja di index kekentalan 50. makin tinggi akan memperhatikan semakin kentalnya oli itu. Sehingga, oli 20W 50 akan lebih kental dari oli 10W. Usaha yang terbaik, mengikuti viskositas sesuai permintaan mesin di buku petunjuknya.

Selain viskositas, juga terdapat kualitas oli yang disimbolkan oleh Amerikan Petroleum Institute (API). Dua tipe API adalah yang berawalan untuk mobil yang masih menggunakan busi dan untuk diaplikasikan pada mesin diesel serta kendaraan besar.

Lebih mendekati akhir abjad, teknologi yang diadopsi oli yang bersangkutan akankah lebih baru untuk mesin bensin saat ini direkomendasikan menggunakan oli dengan kualitas API SM atau SL yang dmulai diperkenalkan sejak tahun 2004 dengan resistensi oksidasi yang lebih baik, juga dalam menjaga temperatur serta melindungi mesin dari keausan. Sedangkan, Api SJ-4 untuk mesin 2006 dan yang lebih tua, CI-4 (2002), CH-4 (1998), CG-4 (1995), CF-4 (1990), CF-2 (1994 untuk two stroke engine) dan CF (1994 untuk mesin off road)

Sedangkan, oli itu sendiri terbagi menjadi oli mineral, semi sintetik dan full sintetik. Oli meneral meruapakan merupakan oli bahan dasar minyak bumi (based oil) dan oli sintetik yakni oli yang dibuat dari oli sintetik. Oli full sintetik adalah yang dibuat dari bahan murnisintetik untuk pemakaian yang lebih tahan lama.

PETRO SA Synthetic Lubricant
Gasolin Engine Oil API SL/CF SAE 20W 50

PETRO SA adalah oli otomotif generasi terbaru dengan konsep pembaharuan terhadap tingkat kinerja yang unggul dari oli yang ada saat ini. Hal ini dapat dilihat dari API Service PETRO SA adalah SL/CF.

PETRO SA menggunakan SYNSLIDE Additive yang teknologi additive dari Lubrizol yang lebih ditingkatkan kinerjanya dbandingkan dengan additive yang lain.

Keunggulan Oli PETRO SA
Memberikan perlindungan maksimum terhadap mesin.
Tahan terhadap panas (pendingin)
Memelihara keberesihan mesin (pemberesih)
Mengontrol pembentukan endapan dengan lebih baik
Keseimbangan oksidasi yang lebih baik pada temparatur tinggi
Stabilitas Shear lebih baik, mempertahankan tingkat kekentalan
Melindungi terhadap karat, aus dan pembentukan kotoran